by admin | Jun 5, 2017 | gerimis berita |
Rektor Dipilih Melalui Persetujuan Presiden
Perlukah Presiden Ikut Campur Tangan dalam Pemilihan Rektor?
Jakarta – Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan soal wacana pemilihan rektor di perguruan tinggi yang dikonsultasikan terlebih dahulu ke presiden. Alasannya, rektor memiliki jabatan strategis dan sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran mahasiswa, termasuk penanaman ideologi. Selain itu juga dilatarbelakangi oleh tanggung jawab rektor dalam proses penyeragaman.
“Penentuan rektor ya selama ini oleh Dikti, hasil komunikasi kami dengan Mensesneg dengan bapak Presiden, Pak Mendikti, saya kira terakhir (penentuannya) harus dari bapak presiden,” kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).
Hal tersebut disampaikan Tjahjo karena kekhawatiran adanya ideologi selain Pancasila yang menyusup dalam perguruan tinggi. Selain itu, dia juga mengatakan pemerintah merangkul semua perguruan tinggi negeri maupun swasta karena mempunyai komitmen sama.
Rencana itu pun menuai pro dan kontra. Sejumlah kalangan menilai rencana itu justru mencederai independensi kampus. Rektor UIN Walisongo, Semarang Muhibbin menilai wacana yang dilontarkan Mendagri terlalu terburu-buru. Menurutnya, pemilihan rektor oleh Presiden justru menimbulkan masalah baru. Bisa jadi, rektor yang dipilih tidak sesuai dengan karakteristik kampus tertentu.
“Yang dikhawatirkan rektor baru yang ditunjuk pemerintah itu tidak mendapat simpati dari civitas akademika. Itu tentu menimbulkan suasana tidak harmonis di lingkungan kampus,” tuturnya seperti dilansir dari Koran Sindo, Jumat (2/6/2017).
Nantinya, pemerintah hanya akan membuat penyesuaian mekanisme pemilihan rektor. Sebab, selama ini sudah ada regulasi mengenai pemilihan rektor yang sudah digunakan.
Lebih lanjut, Tjahjo menjelaskan, jika ada salah satu kasus dalam pemilihan rektor di mana calon rektor terpilih diketahui sebagai pengikut salah satu kelompok radikal. Hal itu disampaikan oleh Menristekdikti. “Meski hanya satu kasus, tetapi harus dicermati. Sebab, ini menyangkut mahasiswa dan masyarakat. Peran perguruan tinggi adalah berkomunikasi dengan semua lapisan masyarakat,” kata Tjahjo.
Tjahjo menjelaskan, rencana ini merupakan bagian dari integrasi keputusan politik dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Integrasi dimaksudkan untuk menguatkan ideologi Pancasila dan menghindari penyusupan paham-paham radikal ke dunia kampus.
Bukan tentang siapa yang mengawali perubahan, tapi siapa yang bisa bertahan.
Renungkan lagi, pendidikan itu milik siapa?
Salam Mahasiswa!!!
RM_GSPL_05
#GERIMIS_BERITA
#BEM_FMIPA_UNY
#MIPA_BERSAHABAT
#DEPARTEMEN_SOSIAL_POLITIK
#GASPOLL
Sumber:
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/06/01/oqutao361-pemilihan-rektor-diusulkan-harus-direkomendasi-presiden
http://news.okezone.com/read/2017/06/02/65/1705674/pemilihan-rektor-di-tangan-presiden-akan-timbulkan-masalah-baru
https://news.detik.com/berita/d-3517745/penjelasan-mendagri-soal-pemilihan-rektor-lewat-konsultasi-presiden
http://nasional.kompas.com/read/2017/06/01/13160731/pemerintah.ingin.presiden.terlibat.pemilihan.rektor.perguruan.tinggi
https://nasional.tempo.co/read/news/2017/06/02/078880758/ade-komarudin-apresiasi-dan-kritik-unit-pembinaan-pancasila
by admin | May 25, 2017 | gerimis berita |
Kasus Tewasnya Taruna AKPOL, Masih Perlukah Budaya Senioritas Di Dunia Pendidikan ?
Empat belas orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Apakah ini menunjukkan para senior di dunia Pendidikan Indonesia haus akan rasa hormat?
Kamis, 18 Mei 2017 dini hari, seorang taruna Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah dilaporkan tewas. Brigadir Dua Taruna Muhammad Adam, 21 tahun, dilaporkan tewas akibat kegagalan napas yang disebabkan hantaman keras pada dadanya. Tak hanya itu , ditemukan luka memar di beberapa bagian tubuh lainnya. Hal ini kuat mengindikasikan taruna tingkat II ini tewas Karena dianiaya.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menetapkan 14 orang sebagai tersangka tewasnya Muhammad Adam. Yang memprihatinkan, seluruh tersangka tersebut adalah senior korban sendiri di AKPOL. Masing-masing dari mereka mempunyai peran tersendiri dalam kasus ini.
Dari penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa pria yang akrab disapa bahwa pria yang akrab disapa Nando ini tidak dianiaya sendirian. Siswa asal Jakarta tersebut dikumpulkan bersama teman-temannya dalam sebuah Gudang dan dianiaya bersana-sama oleh para taruna tingkat III.Namun Karena alasan tertentu, Nando kemudian dipanggil oleh seniornya dan dianiaya sendirian hingga tewas
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, para tersangka telah diberhentikan secara tidak hormay dari AKPOL melalui persidangan Dewan Akademik. Mereka juga diancam hukuman pidana 12 tahun penjara atas kasus ini.
Kasus tewasnya junior di tangan senior bukan baru pertama kali terjadi. Baru januari lalu, seorang taruna Sekolah Tinggi Imu Pelayaran Jakarta juga mengalami kasus serupa. Di bulan yang sama, kasus tewasnya mahasiswa peserta Pendidikan Dasar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ikut menambah panjang daftar kelam ini. Tak hanya didunia kampus, kasus seperti ini banyak dilaporkan terjadi di jenjang SMA, meskipun belum ada kasus yang dilaporkan berujung maut. Hal ini menunjukkan ada sesuatu yang harus diubah di dunia Pendidikan Indonesia.
Peran senior memang sangat dibutuhkan dalam membimbing mereka yang masih baru. Namun, jangan sampai justru para senior meminta rasa hormat yang berlebih dari junior. Apalagi, jika kemudian para senior mulai menekan mental dan melakukan kekerasan fisik dari mereka. Kita harus bisa menjadi senior yang baik, tak hanya didunia perkuliahan, tapi juga didunia kerja kelak.
KTS_GSPL_3
#GERIMIS_BERITA
#BEM_FMIPA_UNY
#MIPA_BERSAHABAT
#DEPARTEMEN_SOSIAL_POLITIK
#GASPOLL
Sumber :
https://m.detik.com/news/berita/d-3505030/taruna-akpol-tewas-diduga-dianiaya-senior
https://m.detik.com/news/berita/d-3507019/polisi-tetapkan-14-tersangka-kasus-pembunuhan-taruna-akpol
https://m.detik.com/news/berita/d-3505345/jenazah-taruna-akpol-mohammad-adam-diterbangkan-ke-jakarta
https://duta.co/taruna-akpol-yang-tewas-dianiaya-senior-sosok-penyayang-ibu/
by admin | May 12, 2017 | gerimis berita |
Selamat Kepada Kota Yogya
Menantikan pemimpin baru Kota Gudeg
Yogya(KR)- Pelantikan Waikota dan Wakil Walikota Yogya periode 2017-2022 akhirnya ada kejelasan. Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi selaku kepala daerah terpilih dijadwalkan dilantik 22 Mei 2017, pejabat Walikota Yogya Sulistyo pun siap mengembalikan kursi AB1.
Sementara itu, Sulistyo yang sebelumnya menjabat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda DIY dan kemudian ditunjuk Gubernur untuk menduduki kursi AB1 selama 5 bulan ini. ‘’Begitu dilantik di Kepatihan pagi hari, siangnya langsung dilakukan pisah sambut di Balaikota. Saat itu juga, kendali Kota Yogya saya serahkan ke beliau berdua,’’ ujar Sulistyo.
Sulistyo mengatakan, ia mendapat kepastian jadwal pelantikan ini didapat setelah ada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No-273/222/SJ. ‘’Tapi pelantikan akan digelar di Kepatihan bersamaan dengan Bupati Kulonprogo terpilih,’’ katanya, Kamis (11/5).
Selama 5 bulan ini, Sulistyo juga merasakan sistem kinerja di Kota Yogya yang cukup kondusif. Hal ini terbukti dengan banyaknya penghargaan yang disabet. Penghargaan itu tidak mungkin tercapai tanpa ada kerjasama dan komitmen dari aparatur pemerintah ditiap instansi.
Oleh Karena itu, Sulistyo berpesan agar kondusivitas dalam bekerja bagi aparatur pemerintah terus dipertahankan. Apalagi, Haryadi sudah berpengalaman selama 10 tahun bergelut di Kompleks Balaikota. ‘’Saya optimis Pak Haryadi dan Pak Heroe dapat merangkul semua pihak dan memajukan Yogya bersama-sama,’’ ujarnya.
Selamat kepada Kota Yogya, pemimpin baru , amanah baru, dan tanggung jawab baru telah lahir.
Ibarat seperti kendaraan, pemimpin itu kemudinya dan masyarakat serta tak terkecuali mahasiswa adalah mesinnya, jika mesin rusak kemudi taka da gunanya dan jika kemudi rusak mesin akan rusak juga.
RT GSPL 07
#GERIMISBERITA
#BEM_FMIPA_UNY
#DEPT_SOSIAL_POLITIK
Sumber :
Koran Kedaulatan Rakyat (KR) Edisi Jumat Pahing, 12 Mei 2017 halaman 2. Yogyakarta
by admin | May 9, 2017 | gerimis berita |
DPR Kembali Mengeluarkan Suatu Keputusan yang Kontroversial
Apa itu ?? Apa yang terjadi di Senayan sekarang ???
Keputusan yang diambil DPR untuk menggunakan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan suatu bentuk intervensi politik yang nyata dari anggota dewan kepada KPK sebagai institusi penegak hukum.
Hak Angket DPR adalah hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Tujuan DPR mengajukan hak angket kepada KPK adalah untuk memaksa KPK agar menyerahkan BAP, dan membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam Haryani. Beberapa anggota DPR merasa perlu untuk melakukan investigasi terhadap nama-nama anggota DPR yang disebut oleh Miryam Haryani pada saat yang bersangkutan diperiksa oleh Penyidik KPK dalam kasus korupsi KTP elektronik.
Hak angket yang diajukan oleh DPR kepada KPK ini mencerminkan bahwa saat ini terdapat kepanikan di Senayan.Para politisi di DPR merasa terganggu dan terancam dengan penyidikan kasus KTP elektronik yang dilakukan oleh KPK. Salah satu upaya yang dilakukan oleh DPR adalah dengan mencoba membawa permasalahan korupsi KTP elektronik dari ranah hukum ke ranah politik dengan menggulirkan hak angket dan menuntut agar KPK membuka BAP serta rekaman pemeriksaan Miryam Haryani.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan ”Hak angket untuk mempertanyakan kinerja KPK di bawah kepemimpinan Agus Raharjo.Sebab, menurut dia, masih banyak terjadi korupsi di Indonesia. Sekarang korupsi aja masih marak. Selama 12 tahun berdiri, indeks pemberantasan korupsi kita masih diatas angka 90. Makanya kami pertanyaan, dimanaini fungsi KPK,” jelas Masinton
Dengan mengacu kepada Pasal 79 ayat(3) UU No. 17/2014 maka sebetulnya DPR tidak bisa mengajukan hak angket terhadap KPK karena KPK sebagai lembaga negara dan penegak hukum sama sekali tidak melakukan pelanggaran hukum yang bersifat penting, strategis dan berdampak luas dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengatakan ” Upaya pengajuan hak angket oleh DPR kepada KPK itu bisa dikualifikasi melanggar OBstructiob of Justice. Hak angket itu sebenarnya tidak begitu penting saat ini, kalau pimpinan KPK memberi informasi terkait pemeriksaan itu, pimpinan KPK malah akan melawan Undang-Undang dan kena hukum. Waktu di (kasus) Century itu juga terjadi walau tidak disebut hak angket dan di periode itu saya menolak untuk memberi informasi.” ujar Bambang
Lembaga Pemerintahan boleh saling gesek dan mengkritisi antara satu dan yang lain, tapi mahasiswa haruslah bersatu dan bersemangat sekeras batu untuk merubah negeri ini menjadi lebih baik lagi.
Tidak lupakan, bahwa Mahasiswa adalah agen perubahan
RT GSPL 07
#GERIMISBERITA
#BEM_FMIPA_UNY
#DEPT_SOSIAL_POLITIK
Sumber :
http://www.dpr.go.id/tentang/hak-dpr
https://m.detik.com/news/kolom/d-3491384/hak-angket-terhadap-kpk-dan-kepanikan-senayan
http://m.liputan6.com/news/read/2942966/beda-sikap-politikus-demokrat-dan-pdip-soal-hak-angket-kpk
http://m.liputan6.com/news/read/2941498/eks-pimpinan-kpk-hak-angket-dpr-bisa-dikenai-sanksi-uu-korupsi
by admin | May 2, 2017 | gerimis berita |
Kriminalitas Pelajar
Mau Dibawa Kemana Negeri Ini Wahai Generasi Penerus Bangsa ?
Miris begitulah ungkapan yang menggambarkan keadaan pelajar sekarang ini. Pelajar yang selama ini digaung-gaungkan sebagai generasi penerus bangsa kini mengalami krisis moral. Kriminalitas pelajar kian meningkat, seperti yang dilansir TRIBUNews – Jajaran kepolisian sektor Gondokusuman Yogyakarta menggrebek tongkrongan para pelajar di Terban, Minggu (300/4/2017) dini hari kemarin.
Kapolsek Gondokusuman Kompol Eko Basunando mengatakan penggrebekan ini adalah respon dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas para pelajar itu.
Penangkapan dilakukan lantaran aktivitas mereka berpotensi klithih.
‘’Mereka semua kami tangkap sebelum beraksi, 13 anak kami amankan, dan yang melarikan diri ada empat anak,’’jelas Kapolsek, Senin (1/5/2017).
Saat dilakukan identifikasi, para pelajar tersebut berasal dari berbagai sekolah yang berbeda.
Dari 13 anak tersebut, salah seorangnya adalah anak SD. Bocah tersebut mengendarai motor Kawasaki KLX dan dengan sengaja mencopot pelat nomornya.Miris, di lengan kiri bocah berinisial RF (12) tersebut terdapat tato permanen.
Mau dibawa kemana negeri ini, jika generasi penerus bangsanya terjerumus dalam kriminalitas? Mulai sekarang mari berbenah diri. Memantaskan diri untuk menjadi generasi terbaik yang mampu mencetak generasi yang terbaik pula, sehingga negeri ini dapat kita bawa ke puncak kejayaan dan keemasan.
AMB GSPL 4
#GERIMISBERITA
#BEM_FMIPA_UNY
#DEPT_SOSIAL_POLITIK
Sumber :
http://lampung.tribunnews.com/2017/05/01/13-pelajar-diamankan-satu-diantaranya-bocah-sd-dengan-tato-permanen-di-lengan-kiri
by admin | Apr 17, 2017 | gerimis berita |
Salah menaruh harapan, sang Presiden RI menuai Kekecewaan
Kecewa karena apa?
Kabar mengejutkan hadir dari raja Arab Saudi. Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud selama 13 hari di Indonesia mendatangkan investasi yang tak sebanding dengan investasi ke China selama dua hari. Investasi Raja Salman di Indonesia hanya mencapai US$6 miliar atau sekitar Rp89 triliun (kurs Rp13.300), sedangkan investasinya ke China mencapai US$65 miliar atau sekitar Rp870 triliun.
Raja Salman melakukan kunjungan kenegaraannya ke beberapa negara Asia, seperti Malaysia, Indonesia, dan Cina, pada Februari-Maret 2017. Namun komitmen investasi di Indonesia terbilang lebih kecil dibandingkan negara-negara lain. Jika dibandingkan komitmen investasi Arab di Cina, komitmen investasi di Indonesia hanya sekitar 10,2 persennya saja.
Dikutip dari detikfinance, investasi Raja Salman ke China antara lain mencakup nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan raksasa Arab Saudi, Aramco dan perusahaan China Norinco untuk pembangunan kilang di China. Kemudian, kesepakatan pengembangan proyek petrokimia antara SABIC (Saudi Basic Industries Corp) dan Sinopec.
Sedangkan kerjasama dengan Indonesia meliputi kesepakatan dengan perusahaan minyak Saudi Aramco untuk pengembangan refinery development master plan (RDMP) kilang Cilacap, Jawa Tengah. Selain itu, kerjasama dengan Saudi Fund Development juga dibangun untuk keperluan pembangunan infrastruktur, air minum, dan perumahan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengakui dirinya sedikit kecewa. Kekecewaannya diungkap dengan sedikit bercanda, yakni “`mengungkit upayanya memayungi Raja Salman juga menjadi supirnya saat berkunjung ke Indonesia.“` Padahal, Indonesia sebelumnya berharap dapat memperoleh investasi dari kunjungan tersebut sebesar US$ 25 miliar atau sekitar Rp 332 triliun.
Jangan salah menaruh harap karena akan berujung kecewa. Bukankah menyambut tamu dengan baik adalah sebuah keharusan? Lalu mengapa mesti dipertanyakan? Negeri ini adalah negeri dengan berjuta kekayaan. Mengapa harus mengharap bantuan dari luar kalau di negeri sendiri masih banyak yang bisa di berdayakan?
UFO GSPL 06
Sumber bisa di lihat di : http:
#GERIMISBERITA
#BEM_FMIPA_UNY
#DEPT_SOSIAL_POLITIK
Sumber:
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170413180807-92-207463/investasi-raja-salman-ke-china-10-kali-lipat-indonesia/
http://economy.okezone.com/amp/2017/03/05/320/1634650/raja-salman-menakar-investasi-rp80-triliun-saudi-aramco-untuk-kilang-cilacap
http://nasional.kompas.com/read/2017/04/13/14295111/kekecewaan.jokowi.usai.melihat.nilai.investasi.arab.saudi.di.china