Ramadhan dan Buah Kurma

Ramadhan dan Buah Kurma

 

Berbicara Ramadhan, maka tak akan lepas dari buah yang khas di bulan Ramdhan, yaitu Kurma , apa yang menarik dari kurma. Check this out.

 

Kurma adalah salah satu makanan manis dan multiguna yang dapat meregulasi proses pencernaan. Kurma dapat meningkatkan energi dalam waktu 30 menit bagi yang mengkonsumsinya. American Cancer Society merekomendasikan asupan serat 20 hingga 35 gram per hari, yang dapat terpenuhi dengan mengkonsumsi kurma. Mengkonsumsi 1 buah kurma per hari juga dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan mata anda seumur hidup.

 

BEKASI,– Salah satu masjid di Kota Bekasi bernama Masjid , Agung Al-Barkah di Jalan Veteran, adalah masjid bersejarah yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Taman masjid pun dihiasi dengan beragam tanaman, termasuk tanaman buah yang nantinya bisa dipanen. Salah satu keunikannya adalah pohon kurma yang selalu berbuah di bulan Ramadhan. “Ini ada keberkahan sendiri di Masjid Al-Barkah, di tahun ini hanya ada satu pohon kurma yang berbuah di bulan Ramadhan. Tahun ini termasuk terlambat, karena buah kurma masih kecil,” ujar Dewan Kemakmuran Masjid Al-Barkah, Abdul Hadie kepada Kompas.com saat diwawancarai di Masjid Agung Al-Barkah Jalan Veteran Bekasi, Jumat (9/7/2017). Abdul menjelaskan bahwa pada tahun 2010 ada empat pohon kurma yang berbunga dua bulan menjelang Ramadhan. Dua diantaranya pun berbuah saat memasuki bulan Ramadhan. Untuk pohon kurma yang berbuah di bulan Ramadhan tahun ini diperkirakan baru akan panen menjelang Hari Raya Idul Adha. “Panen buah kurma biasanya tidak pernah tepat di bulan Ramadhan, hanya berbuahnya selalu di bulan Ramadhan,” kata Abdul.

 

Saat ini di Masjid Al-Barkah ada 12 pohon kurma yang sudah ada diperkirakan sejak tahun 2005. Ia juga menjelaskan pohon kurma terdiri jenisnya ada yang jantan dan betina. Namun yang baru diketahui di masjid tersebut ada tiga pohon kurma jantan dan empat yang betina. Abdul mengaku sebelumnya Ia tidak mengerti cara merawat pohon kurma dengan benar, tetapi saat ini sudah banyak belajar sehingga sudah paham cara merawat pohon kurma dengan benar. Abdul menjelaskan, saat panen buah kurma tidak pernah menghitung banyaknya buah yang dipanen. Sebab, usai panen pasti langsung dibagikan ke jamaah masjid.

 

 

Buah kurma itu ditunggu , kenapa ? Karena tidak datang di setiap waktu, dan setiap datang membawa kebahagiaan dan keberkahan. Mau jadi buah kurma ?

  

HON_GSPL_01

#GERIMISBERITA

#BEMFMIPAUNY

#MIPABERSAHABAT

#DEPARTEMENSOSIALPOLITIK

#GASPOLL

 

 

 

Sumber:

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/06/09/19551881/setiap.ramadhan.pohon.kurma.di.masjid.al-barkah.bekasi.selalu.berbuah

http://cakrawalasehat.blogspot.co.id/2016/04/manfaat-buah-kurma.html

http://www.akuinginsukses.com/14-manfaat-kurma-yang-menakjubkan/

Perlukah Presiden Ikut Campur Tangan dalam Pemilihan Rektor ?

Rektor Dipilih Melalui Persetujuan Presiden

 

Perlukah Presiden Ikut Campur Tangan dalam Pemilihan Rektor?

 

Jakarta – Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan soal wacana pemilihan rektor di perguruan tinggi yang dikonsultasikan terlebih dahulu ke presiden. Alasannya, rektor memiliki jabatan strategis dan sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran mahasiswa, termasuk penanaman ideologi. Selain itu juga dilatarbelakangi oleh tanggung jawab rektor dalam proses penyeragaman.
“Penentuan rektor ya selama ini oleh Dikti, hasil komunikasi kami dengan Mensesneg dengan bapak Presiden, Pak Mendikti, saya kira terakhir (penentuannya) harus dari bapak presiden,” kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).

Hal tersebut disampaikan Tjahjo karena kekhawatiran adanya ideologi selain Pancasila yang menyusup dalam perguruan tinggi. Selain itu, dia juga mengatakan pemerintah merangkul semua perguruan tinggi negeri maupun swasta karena mempunyai komitmen sama.

Rencana itu pun menuai pro dan kontra. Sejumlah kalangan menilai rencana itu justru mencederai independensi kampus. Rektor UIN Walisongo, Semarang Muhibbin menilai wacana yang dilontarkan Mendagri terlalu terburu-buru. Menurutnya, pemilihan rektor oleh Presiden justru menimbulkan masalah baru. Bisa jadi, rektor yang dipilih tidak sesuai dengan karakteristik kampus tertentu.

“Yang dikhawatirkan rektor baru yang ditunjuk pemerintah itu tidak mendapat simpati dari civitas akademika. Itu tentu menimbulkan suasana tidak harmonis di lingkungan kampus,” tuturnya seperti dilansir dari Koran Sindo, Jumat (2/6/2017).

Nantinya, pemerintah hanya akan membuat penyesuaian mekanisme pemilihan rektor. Sebab, selama ini sudah ada regulasi mengenai pemilihan rektor yang sudah digunakan.

Lebih lanjut, Tjahjo menjelaskan, jika ada salah satu kasus dalam pemilihan rektor di mana calon rektor terpilih diketahui sebagai pengikut salah satu kelompok radikal. Hal itu disampaikan oleh Menristekdikti. “Meski hanya satu kasus, tetapi harus dicermati. Sebab, ini menyangkut mahasiswa dan masyarakat. Peran perguruan tinggi adalah berkomunikasi dengan semua lapisan masyarakat,” kata Tjahjo.

Tjahjo menjelaskan, rencana ini merupakan bagian dari integrasi keputusan politik dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Integrasi dimaksudkan untuk menguatkan ideologi Pancasila dan menghindari penyusupan paham-paham radikal ke dunia kampus.

 

Bukan tentang siapa yang mengawali perubahan, tapi siapa yang bisa bertahan.

Renungkan lagi, pendidikan itu milik siapa?

Salam Mahasiswa!!!

 

RM_GSPL_05

#GERIMIS_BERITA

#BEM_FMIPA_UNY

#MIPA_BERSAHABAT

#DEPARTEMEN_SOSIAL_POLITIK

#GASPOLL

 

 

 

Sumber:

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/06/01/oqutao361-pemilihan-rektor-diusulkan-harus-direkomendasi-presiden

 

http://news.okezone.com/read/2017/06/02/65/1705674/pemilihan-rektor-di-tangan-presiden-akan-timbulkan-masalah-baru

 

https://news.detik.com/berita/d-3517745/penjelasan-mendagri-soal-pemilihan-rektor-lewat-konsultasi-presiden

 

http://nasional.kompas.com/read/2017/06/01/13160731/pemerintah.ingin.presiden.terlibat.pemilihan.rektor.perguruan.tinggi

 

https://nasional.tempo.co/read/news/2017/06/02/078880758/ade-komarudin-apresiasi-dan-kritik-unit-pembinaan-pancasila

 

Masih Perlukah Budaya Senioritas Di Dunia Pendidikan ?

Kasus Tewasnya Taruna AKPOL, Masih Perlukah Budaya Senioritas Di Dunia Pendidikan ?

Empat belas orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Apakah ini menunjukkan para senior di dunia Pendidikan Indonesia haus akan rasa hormat?

Kamis, 18 Mei 2017 dini hari, seorang taruna Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah dilaporkan tewas. Brigadir Dua Taruna Muhammad Adam, 21 tahun, dilaporkan tewas akibat kegagalan napas yang disebabkan hantaman keras pada dadanya. Tak hanya itu , ditemukan luka memar di beberapa bagian tubuh lainnya. Hal ini kuat mengindikasikan taruna tingkat II ini tewas Karena dianiaya.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menetapkan 14 orang sebagai tersangka tewasnya Muhammad Adam. Yang memprihatinkan, seluruh tersangka tersebut adalah senior korban sendiri di AKPOL. Masing-masing dari mereka mempunyai peran tersendiri dalam kasus ini.

Dari  penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa pria yang akrab disapa bahwa pria yang akrab disapa Nando ini tidak dianiaya sendirian. Siswa asal Jakarta tersebut dikumpulkan bersama teman-temannya dalam sebuah Gudang dan dianiaya bersana-sama oleh para taruna tingkat III.Namun Karena alasan tertentu, Nando kemudian dipanggil oleh seniornya dan dianiaya sendirian hingga tewas

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, para tersangka telah diberhentikan secara tidak hormay dari AKPOL melalui persidangan Dewan Akademik. Mereka juga diancam hukuman pidana 12 tahun penjara atas kasus ini.

Kasus tewasnya junior di tangan senior bukan baru pertama kali terjadi. Baru januari lalu, seorang taruna Sekolah Tinggi Imu Pelayaran Jakarta juga mengalami kasus serupa. Di bulan yang sama, kasus tewasnya mahasiswa peserta Pendidikan Dasar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ikut menambah panjang daftar kelam ini. Tak hanya didunia kampus, kasus seperti ini banyak dilaporkan terjadi di jenjang SMA, meskipun belum ada kasus yang dilaporkan berujung maut. Hal ini menunjukkan ada sesuatu yang harus diubah di dunia Pendidikan Indonesia.

Peran senior memang sangat dibutuhkan dalam membimbing mereka yang masih baru. Namun, jangan sampai justru para senior meminta rasa hormat yang berlebih dari junior. Apalagi, jika kemudian para senior mulai menekan mental dan melakukan kekerasan fisik dari mereka. Kita harus bisa menjadi senior yang baik, tak hanya didunia perkuliahan, tapi juga didunia kerja kelak.

 

 

KTS_GSPL_3

 

#GERIMIS_BERITA

#BEM_FMIPA_UNY

#MIPA_BERSAHABAT

#DEPARTEMEN_SOSIAL_POLITIK

#GASPOLL

 

 

 

Sumber :

https://m.detik.com/news/berita/d-3505030/taruna-akpol-tewas-diduga-dianiaya-senior

 

https://m.detik.com/news/berita/d-3507019/polisi-tetapkan-14-tersangka-kasus-pembunuhan-taruna-akpol

 

https://m.detik.com/news/berita/d-3505345/jenazah-taruna-akpol-mohammad-adam-diterbangkan-ke-jakarta

 

https://duta.co/taruna-akpol-yang-tewas-dianiaya-senior-sosok-penyayang-ibu/

 

 

 

Pengumuman Panitia OSPEK FMIPA UNY 2017

Assalamua’alaikum Wr Wb

Alhamdulillahhirrobil’alamin. Puji syukur kita ucapkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, karena berkat limpahan rahmat, hidayah dan inayahNya, kita masih diberikan kesempatan untuk menikmati indahnya dunia dan diberikan nikmat sehat.

Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendaftar sebagai Panitia Ospek dan dengan mengucap bismillahhirrohmannirrohim, berikut ini adalah Panitia Ospek FMIPA UNY 2017 :

PENGUMUMAN PANITIA

 OSPEK FMIPA UNY 2017

 

KETUA
 Alman Kresna Aji15301241022Pendidikan Matematika
    
SEKRETARIS
1.Tri Wahyu Nurjanah15301241010Pendidikan Matematika
2.Lutfi Alifah16302244009Pendidikan Fisika
   
BENDAHARA
1.Risky Putri Mardikani15306141037Fisika
2.Yuni Lestari16312244011Pendidikan IPA
ACARA
1.Zufita Ambar Sari15303241011Pendidikan Kimia
2.Fita Nilasari16308144004Biologi
3.Lina Cahyaningsih16307144034Kimia
4.Muhammad Miftahussurur16312244039Pendidikan IPA
5.Marvina Anan Dita16312244033Pendidikan IPA
6.Shabrina Nisa’ul Fadhilah16305144025Matematika
7.Ira Novi Santika16306144011Fisika
8.Muhammad Faqihul Imam16306141026Fisika
9.Agung Nur Nugroho16312244007Pendidikan IPA
KESEKRETARIATAN
1.Hasanatun Nikmah15312244011Pendidikan IPA
2.Wulan Mulatsih15312241049Pendidikan IPA
3.Kana Susanti15312241020Pendidikan IPA
4.Nurul Khoirunnisa16312244052Pendidikan IPA
5.Erni Dwi Oktantri16305141078Matematika
6.Isnaeni Hidayah16307141055Kimia
7.Fathin Abida S.16305144009Matematika
8.Septiana Eka Mufliha16303241028Pendidikan kimia
9.Annisa Hidayati16304241032Pendidikan Biologi
10.Refina Nurmala Riyanti16312244028Pendidikan IPA
11.Devi Hernawati16307141054Kimia
12.Novita Wulandari16307141011Kimia
PK
1.Rilo Pangastusti15312241004Pendidikan IPA
2.Dwi Nur Rohman15301244006Pendidikan Matematika
3.Putri Prima Renathera15308141021Biologi
4.Almaida Alvi Zahrotunnisa15301241046Pendidikan Matematika
5.Yusril Ihza Baihaqi Mufti16301244007Pendidikan Matematika
6.Alfian Rifki Pradana16305141089Matematika
7.Kusuma Galih Ayu Saputri16304241002Pendidikan Biologi
8.Intan Lulu Habibah16301241021Pendidikan Matematika
9.Danang Widyantoro16305144022Matematika
10.Findya Eprita Rimanada16312244031Pendidikan IPA
11.Naila Hayu Azizah16301241004Pendidikan Matematika
12.Violita Adityaningtyas16305144008Matematika
13.Fitriyani Astuti16312244009Pendidikan IPA
14.Ali Azizi16305144005Matematika
15.Dwi Yulianto16305141091Matematika
KREATIVITAS
1.Rama Chrismara15307141047Kimia
2.Wuri Nurma’rifah15306141055Fisika
3.Nurul Latifah16302241043Pendidikan Fisika
4.Indiarti Muafiqoh Munzillah16302241020Pendidikan Fisika
5.Aulia Ghazy Addieni16312244030Pendidikan IPA
6.Aulia Rizki16312241038Pendidikan IPA
7.Yusuf Ardiantoro16305141081Matematika
8.Yunia Putri Mayangsari16303241043Pendidikan Kimia
9.Alfiana Cahyaningrum16304241041Pendidikan Biologi
OPERASIONAL
1.Yolanda Lourenzia Tanikwele15301241033Pendidikan Matematika
2.Yusmanto Rosyid16301241038Pendidikan Matematika
3.Yuda Bangun Pratama16307141046Kimia
4.Wakhid Alamsyah16306144014Fisika
5.Ein Dwi Sari Maharrani15308144004Biologi
6.Murtantina Dyah Ayu Mawarni16305141010Matematika
PDD
1.Rizal Pamungkas15305141041Matematika
2.Rina Musannadah15301241039Pendidikan Matematika
3.Salwa Kamilia15307141051Kimia
4.Anisya Arum Kumalasari16303241022Pendidikan Kimia
5.Diah Ayuretnani Handayani16308144016Biologi
6.Achmad Ramadhanna’il R.16307144029Kimia
7.Aditya Wisnugraha S.16301244018Pendidikan Matematika
8.Lutfiatis Sariroh16312244019Pendidikan IPA
SPONSORSHIP
1.Husnadian Niken Nurmalitasari15312241024Pendidikan IPA
2.Marella Artsinita15312241015Pendidikan IPA
3.Ismayanti Nursiyam16312244023Pendidikan IPA
4.Hafizha Kurnia Indahsari16312244018Pendidikan IPA
5.Renita Setyowati16305141053Matematika
6.Choirul Chasanah16307141015Kimia
KONSUMSI
1.Ika Suci Handayani15306144006Fisika
2.Endar Chrisdiyanto15301244011Pendidikan Matematika
3.Nindita Sabila Ningtyas15308141005Biologi
4.Eka Sri Rahayu15312241050Pendidikan IPA
5.Kurnia Kusuma Devi15307144003Kimia
6.Septi Dwi Alifah16307141053Kimia
7.Sanita Tyas Safitri16307141051Kimia
8.Novita Permata Sari16304241013Pendidikan Biologi
9.Aniskya Risti Paramita16304241023Pendidikan Biologi
10.Tazkia Alfa Adila16312241001Pendidikan IPA
11.Nurul Choeriyah16312241018Pendidikan Kimia
12.Auliya Dhuha Ramadhani16302241007Pendidikan Fisika
13.Meriana Mualimah16303241001Pendidikan Kimia
14.Mariati16304241017Pendidikan Biologi
KEAMANAN
1.Supriyanto15312241031Pendidikan IPA
2.Ria Novita15312244066Pendidikan IPA
3.Mufidatu Labibah Nastiti15312241009Pendidikan IPA
4.Ibnu Mahardika Sulistyo16307144044Kimia
5.Khomsa Albana16301244016Pendidikan Matematika
6.Eka Risni Anggraini16306141021Fisika
7.Dian Risqi Fatimah16312241020Pendidikan IPA
8.Tri Ramadi16305141090Matematika
P3K
1.Carissa Ayu Susiana16307141022Kimia
2.Nurul Janatun Arihayanah16304241024Pendidikan Biologi
3.Aditya Ambarwati16305141065Matematika
4.Anggi Tri Prasetyo16306141055Fisika
5.Intan Nur Aisyah16312244026Pendidikan IPA
6.Annisah Zulfah15312241018Pendidikan IPA
7.Dewanti Purnama Sari15312241023Pendidikan IPA
8.Diyah Palupi Trie Utami16312244015Pendidikan IPA
9.Dina Kurnia Sari16312241031Pendidikan IPA
10.Asih Subekti15302241007Pendidikan Fisika
11.Novita Dirma R.16305141025Matematika
12.Puspita Putri Efrialda16304241003Pendidikan Biologi
13.Ardani16301244002Pendidikan Matematika
14.Rizka Aulia16312244012Pendidikan IPA
15.Yuliana Eka Setiyaningrum16308141037Biologi
HUMAS
1.Anggi Dwi Lestari15304241052Pendidikan Biologi
2.Dani Rahmawati Hakim15304241004Pendidikan Biologi
3.Alfiani Indah Puspita Sari15301241027Pendidikan Matematika
4.Zamhariroh Marsa Fajarwati16307144032Kimia
5.Hestiana16312244020Pendidikan IPA
6.Hanan Rizal Wicaksono16307144019Kimia
PEMANDU
1.Galih Ardhy Pratama15301241050Pendidikan Matematika
2.Regita Agustin W.F.15305141056Matematika
3.Tesa Maulidani Wijaya15305141051Matematika
4.Sonia Latifah15308141066Biologi
5.Maissyi Dwi Asriyanti15312244002Pendidikan IPA
6.Wahyu Nugroho15312241040Pendidikan IPA
7.Wahyu Tri Sarwiji15312244008Pendidikan IPA
8.Masruroh15304241006Pendidikan Biologi
9.Nurrina Rhomadita15301241026Pendidikan Matematika
10.Umi Ma’rufah15312241047Pendidikan IPA
11.Galuh Estu Nastiti15305144003Matematika
12.Aviana Yenni Restikasari15302241014Pendidikan Fisika
13.Reni Primastuti15312241030Pendidikan IPA
14.Siti Nurkasanah15304241048Pendidikan Biologi
15.Salma Nur Mufidah15303244008Pendidikan Kimia
16.Muhammad Labib Hidayaturrohman15301241023Pendidikan Matematika
17.Intania Betari Miranda15303241004Pendidikan Kimia
18.Siti Efiana15301241029Pendidikan Matematika
19.Farrasiya Indika Shelma15307141028Kimia
20.Zuhdi Saputro15307141036Kimia
21.Ikhwan Noor Kurniawan15304241038Pendidikan Biologi
22.Monica Mega Hapsari15305144004Matematika
23.Siti Nur Halimah15302241028Pendidikan Fisika
24.Suci Wijiati15302241029Pendidikan Fisika
25.Cory Agustania15306144005Fisika
26.Rizki Nurfaizah15304241049Pendidikan Biologi
27.Ainun Niam15306141026Fisika
28.Detty Safitri15304211013Pendidikan Biologi
29.Inuoi Widhi Hakiki15308141043Biologi
30.Nurussani Fafi Rohmatillah15304241029Pendidikan Biologi
31.Okta Islamiati15301241019Pendidikan Matematika
32.Lailatul Munawaroh15312241035Pendidikan IPA
33.Ellina Vinajahi Syafa15305144009Matematika

NB: Mengharap kehadiran teman-teman Panitia OSPEK FMIPA UNY 2017 dalam Temu Perdana yang insyaAllah akan diadakan pada

Hari, tanggal : Kamis, 25 Mei 2017

Waktu : 08.00 WIB

Tempat : Depan Gedung D02

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Kami tunggu kehadirannya.

Wassalamu’alaikum Wr Wb.

 

 

 

 

Selamat Kepada Kota Yogya

Selamat Kepada Kota Yogya

Menantikan pemimpin baru Kota Gudeg

Yogya(KR)- Pelantikan Waikota dan Wakil Walikota Yogya periode 2017-2022 akhirnya ada kejelasan. Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi selaku kepala daerah terpilih dijadwalkan dilantik 22 Mei 2017, pejabat Walikota Yogya Sulistyo pun siap mengembalikan kursi AB1.

Sementara itu, Sulistyo yang sebelumnya menjabat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda DIY dan kemudian ditunjuk Gubernur untuk menduduki kursi AB1 selama 5 bulan ini. ‘’Begitu dilantik di Kepatihan pagi hari, siangnya langsung dilakukan pisah sambut di Balaikota. Saat itu juga, kendali Kota Yogya saya serahkan ke beliau berdua,’’ ujar Sulistyo.

Sulistyo mengatakan, ia mendapat kepastian jadwal pelantikan ini didapat setelah ada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No-273/222/SJ. ‘’Tapi pelantikan akan digelar di Kepatihan bersamaan dengan Bupati Kulonprogo terpilih,’’ katanya, Kamis (11/5).

Selama 5 bulan ini, Sulistyo juga merasakan sistem kinerja di Kota Yogya yang cukup kondusif. Hal ini terbukti dengan banyaknya penghargaan yang disabet. Penghargaan itu tidak mungkin tercapai tanpa ada kerjasama dan komitmen dari aparatur pemerintah ditiap instansi.

Oleh Karena itu, Sulistyo berpesan agar kondusivitas dalam bekerja bagi aparatur pemerintah terus dipertahankan. Apalagi, Haryadi sudah berpengalaman selama 10 tahun bergelut di Kompleks Balaikota. ‘’Saya optimis Pak Haryadi dan Pak Heroe dapat merangkul semua pihak dan memajukan Yogya bersama-sama,’’ ujarnya.

 

 

Selamat kepada Kota Yogya, pemimpin baru , amanah baru, dan tanggung jawab baru telah lahir.

Ibarat seperti kendaraan, pemimpin itu kemudinya dan masyarakat serta tak terkecuali mahasiswa adalah mesinnya, jika mesin rusak kemudi taka da gunanya dan jika kemudi rusak mesin akan rusak juga.

 

RT GSPL  07

#GERIMISBERITA

#BEM_FMIPA_UNY

#DEPT_SOSIAL_POLITIK

 

 

 

Sumber :

Koran Kedaulatan Rakyat (KR) Edisi Jumat Pahing, 12 Mei 2017 halaman 2. Yogyakarta