Rapat Kerja Wilayah ILMMIPA Indonesia Wilayah III

Rapat Kerja Wilayah ILMMIPA Indonesia Wilayah III

Telah dilaksanakan Rapat Kerja Wilayah ILMMIPA Indonesia Wilayah III pada tanggal 6-7 Juni 2023 yang bertempat di Universitas PGRI Semarang. Rapat Kerja Wilayah III dihadiri oleh Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas PGRI Semarang, Universitas Diponegoro, dan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Delegasi peserta dari Universitas Negeri Yogyakarta yaitu Doni Setyawan dan Afkar Wikrama Mahasin. Rapat Kerja Wilayah III membahas tentang sosialisasi program kerja yang sudah dirancang oleh pengurus dan juga open recruitment badan pengurus wilayah. 2 universitas yang bergabung dalam Badan Pengurus Wilayah yaitu Universitas Diponegoro yang bergabung di bidang Riset dan Keilmuan sementara Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta bergabung di bidang PPSDM.

Hasil Forum Diskusi #1 X Muter Fakultas BK MWA UM

Hasil Forum Diskusi #1 X Muter Fakultas BK MWA UM

MWA UM memiliki hak untuk mengangkat perangkatnya sendiri. Badan kelengkapan atau BK dibentuk berdasarkan analisis kebutuhan kedepannya dan salah satu usaha untuk mencoba memaksimalkan tatanan fundamental. BK MWA UM merupakan salah satu bentuk framing MWA UM sekaligus sebagai penghubung ke lembaga eksekutif. Terdapat 4 bidang dalam Badan Kelengkapan MWA UM yaitu Sekjend, Kastrat, Humas, dan Medinfo. Nantinya MWA UM yang dibantu oleh BK akan mengawal berbagai isu. Terdapat 5 prioritas isu yakni:

  1. Peraturan MWA (PMWA) dan kebijakan lainnya,
  2. Sarana dan prasarana,
  3. Ketercapaian 8 IKU,
  4. RKAT UNY tahun 2023,
  5. Isu nasional di bidang pendidikan tinggi.

“Apakah dari Mas Ryan menuntut untuk menghilangkan terkait penambahan golongan UKT dan tarif layanan? Apakah uang dari pemerintah lebih sedikit dari PTN-BLU?” tanya salah satu mahasiswa FMIPA UNY.

“Setiap pelaksanaan sidang yang akan terlaksana harus memiliki narasi yang kuat untuk dibawakan. Kebetulan rektor ini termasuk dalam MWA. Ketika UNY masih menjadi PTN-BLU, anggaran yang didapatkan berasal dari hasil pemeringkatan seluruh universitas negeri di Indonesia. Jadi, banyak sedikitnya anggaran yang didapat ditentukan oleh hasil pemeringkatan tersebut. Ketika UNY menjadi PTN-BH, maka kampus dituntut untuk mencari income-nya sendiri. Membuka lahan bisnis membutuhkan modal yang tidak sedikit dan menjadi PR untuk UNY dalam memenuhi kebutuhan operasional. Lembaga pendidikan ini belum expert terhadap hal bisnis, terlebih untuk menimbang dalam hal rugi atau untung,” jawab Ryan selaku MWA UM UNY.

Pada setiap sidangnya, MWA UM menerima insentif sebesar Rp425.000,00. Income yang didapat MWA UM fluktuatif, tergantung dari banyaknya sidang yang terlaksana. Paling banyak 2 kali dalam sebulan. Ryan Maulia Muhammad belum pernah menggunakan insentif tersebut untuk kepentingan pribadi. Insentif tersebut digunakan untuk biaya operasional BK MWA UM itu sendiri karena badan kelengkapan tidak mempunyai dana anggaran operasionalnya. Tidak ada fasilitas motor yang diberikan dan ini hanya hoax.

“Perlu amanah untuk insentif yang diberikan. Alangkah baiknya hal tersebut digunakan untuk hal-hal yang berguna,” kata Ryan.

“Dari aku sendiri tidak masalah dan siap membawa teman-teman BEM dan DPM untuk mengawal isu,” ungkap MWA UM UNY.

Politik manipulatif mungkin dapat terjadi di universitas kita tercinta. Untuk itu, kolaborasi antar elemen perlu dilakukan untuk pengawalan setiap isu yang terjadi. Menurut pernyataan Ryan tersebut, MWA UM siap untuk berkolaborasi dan mengeskalasikan terhadap isu yang ada.

Selegkapnya pada link berikut ini https://bit.ly/ForumDiskusi1Pandhawa

LKMM-TD 2023

LKMM-TD 2023

Latihan Keterampilan Manajeman Mahasiswa Tingkat dasar (LKMM-TD) dilaksanakan selama dua hari dimulai pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2023. Pelaksanaan hari pertama tanggal 20 Mei 2023 dimulai pukul 07.30 dengan dilakukannya registrasi peserta lalu dilakukan pembukaan oleh MC Keishya Adilla dan Aulia Pramesta Jastin, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Penyambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana LKMM-TD 2023 saudari Anis Rahmawati Putri, Ketua BEM FMIPA UNY 2023 saudara Doni Setyawan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA UNY Prof. Drs. Jaslin Ikhsan, M.App.Sc.,Ph.D. disusul dengan Grand Opening kegiatan dan pemukulan gong oleh Bapak Rio Christy Handziko, S.Pd.Si.,M.Pd selaku pembimbing LKMM-TD 2023. Kegiatan inti dimulai dengan penyampaian materi oleh saudara Fikri Yansyah dengan tema “Culture Transformation Transform Our Organization” dilanjutkan dengan sesi interaktif bersama peserta. Sesi interaktif ini berjalan dengan aktif dan terlihat antusiasme dari peserta terkait materi yang disampaikan oleh narasumber. Peseta yang sebelumnya sudah dibagi berkelompok, diberikan penugasan berupa studi kasus. Studi kasus ini akan didampingi oleh fasilitator dari berbagai bidang yakni bidang sosial, bidang ekonomi, bidang pendidikan, dan bidang budaya. Fasilitator disini berperan untuk membantu menambah pengetahuan siswa di berbagai bidang terkait. Setelah selesai berdiskusi dengan fasilitator dan masing-masing kelompok, para peserta diarahkan untuk ishoma dan menunggu sesi pemateri kedua. Pemateri kedua ini, disampaikan oleh Esther Lubis, CEO Produktifkuy. Pada sesi ini, disampaikan sesuai tema kegiatan LKMM-TD yaitu “Peran Mahasiswa sebagai Organisator Adaptif dalam Menghadapi Tantangan di Era Society 5.0” dan sesi ini didampingi oleh moderator bernama Nasya Adilla. Sesi pematerian kedua ini menjadi agenda terakhir pada hari pertama dan kemudian dilakukan dokumentasi bersama peserta.

Hari kedua tanggal 21 Mei 2023, setiap kelompok melakukan presentasi untuk menjawab studi kasus yang telah diberikan dan juga telah didiskusikan bersama fasilitator. Presentasi ini, juga dihadiri oleh dua juri yaitu Ibu Tsania Nur Diyana, S.Pd.,M.Pd. dan Ibu Isti Yunita,S.Si.,M.Sc.,Ph.D yang nantinya akan menilai presentasi dari para peserta dan memberikan kritik serta saran agar dapat menjadi pembelajaran bagi setiap peserta untuk menjadi lebih baik kedepannya. Adapun reward diberikan kepada peserta yang berhasil memperoleh nilai terbaik 3,2, dan 1. Setelah melakukan presentasi dan penilaian dari para juri, dilakukan penyerahan hadiah dan sertifikat kepada peserta terbaik 1, 2, dan 3 dilanjutkan dengan sesi dokumentasi kepada para pemenang dan seluruh peserta. 

Kelas Kita#2

Kelas Kita#2

Tepat pada hari Minggu, 14 Mei 2023 telah terlaksana suatu kegiatan Kelas Kita#2 dengan tema “Road to Panitia PKKMB’23” yang dibersamai oleh saudara M. Bagus Hernawan selaku Koordinator Fakultas terpilih serta didampingi oleh PI KOOR PKKMB FMIPA UNY 2023 lainnya. Dengan memilih tanggal tersebut karena bertepatan dengan masa pendaftaran panitia PKKMB FMIPA UNY 2023. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting berlangsung pada pukul 10.00-11.00 WIB yang dihadiri oleh 15 mahasiswa FMIPA UNY.  

Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta juga aktif pada sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi calon pendaftar panitia PKKMB agar memiliki pandangan dan dapat mempersiapkan diri untuk pendaftaran panitia PKKMB itu sendiri. Pada acara ini, selain narasumber utama yakni M. Bagus Hernawan, acara juga berjalan interaktif didampingi oleh PI Koor lainnya untuk menjawab pertanyaan peserta terkait sie yang bersangkutan. 

Forum Konsolidasi dan Kajian #2

Forum Konsolidasi dan Kajian #2

Saat pembacaan narasi dan tanggapan tiap ormawa perihal kesesuaian hasil survei BEM KM dan DPM KM, terdapat beberapa keresahan yang tengah dirasakan seperti yang dijelaskan oleh HIMATIKA bahwasanya mereka mendapat masukan dari salah satu alumni terkait suatu pembayaran untuk wisuda yang tidak ada kejelasannya. Seharusnya pembayaran tersebut memakai rekening universitas atau fakultas, tetapi berdasarkan informasi mereka rekening yang digunakan adalah rekening pribadi milik salah satu admin departemen. Hal tersebut sudah ditanyakan, namun belum mendapat respon dari pihak yang bersangkutan sehingga masih menjadi tanda tanya kenapa alasannya dan mungkin untuk apa. Selain itu, berdasarkan hasil survei angket yang telah disebarkan oleh DPM FMIPA UNY terdapat beberapa fasilitas barang inventaris yang rusak dan data barang inventaris yang tengah mahasiswa butuhkan.

Berdasarkan diskusi forum terkait keresahan dari tiap ormawa dan mahasiswa FMIPA, hampir setiap fakultas mengeluhkan permasalahan yang sama yaitu terkait sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana menjadi salah satu prioritas isu MWA UM UNY.

“Agenda terdekat kami selaku Badan Kelengkapan MWA Unsur Mahasiswa yang akan dilaksanakan adalah muter fakultas. Di situ teman-teman bisa menyampaikan keresahan, seperti PTN-BH dan lain sebagainya,” kata Raihan Ammar selaku Kepala Bidang Humas BK MWA UM UNY.

Langkah gerak yang selanjutnya akan di-lakukan mahasiswa FMIPA UNY adalah menghadap dan menyampikan rekomendasi dari hasil persetujuan peserta forum kepada pimpinan birokrasi atau jajaran dekanat FMIPA UNY. Adapun tuntutan yang dibawa sebagai berikut:

  • Klarifikasi detail perihal tarif layanan di FMIPA UNY.
  • Jaminan tidak ada kenaikan lagi tarif layanan fasilitas, seperti penggunaan laboratorium.
  • Klasifikasikan tarif layanan di FMIPA UNY untuk civitas akademika secara rinci dengan menciptakan produk hukum turunan dari Peraturan Rektor UNY No. 1 Tahun 2023.
  • Transparansi dana anggaran dan realisasi terkait fasilitas akademik dan kemahasiswaan di FMIPA UNY.

Apabila pimpinan birokrasi atau jajaran dekanat FMIPA UNY tidak dapat menuntaskan, akankah dengan adanya Majelis Wali Amanat Unsur Mahasiswa keresahan teman-teman saintis muda akan tersampaikan langsung di pimpinan rektorat UNY? Atau bahkan teratasi?

Harusnya sih bisa, kan MWA UM dan badan kelengkapannya merupakan garda terdepan mahasiswa dan organisasi tertinggi UNY.

Selengkapnya dapat diakses pada https://bit.ly/NotulensiForumKonsolidasidanKajian2

Musyawarah Nasional ILMMIPA Indonesia

Musyawarah Nasional ILMMIPA Indonesia

Telah dilaksanakan Musyawarah Nasional ILMMIPA Indonesia pada tanggal 7-13 Mei 2023 yang bertempat di Universitas Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur. ILMMIPA Indonesia terdiri dari 5 wilayah. Peserta Musyawarah Nasional yang hadir ada 10 Universitas, wilayah 1 Universitas Bengkulu; wilayah 2 Universitas Bandung; wilayah 3 Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Semarang; wilayah 4 Universitas Mulawarman, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Tanjungpura; wilayah 5 Universitas Tadulako, Universitas Haluoleo, Universitas Negeri Gorontalo. Delegasi peserta dari Universitas Negeri Yogyakarta yaitu Doni Setyawan.